Pages

10.03.2012

You, Only In A Frame [#FF2in1]

Aku menelusuri kedua jariku pada wajahmu yang tersenyum di atas selembar foto. Potret dirimu yang pertama kali kau berikan padaku.
Kau tak suka difoto katamu. Tapi aku selalu merasa wajahmu di foto terlihat manis.
Aku rasa aku beruntung, karena memiliki satu-satunya potret dirimu.
Foto ini menjadi harta yang tak terkira buatku, terutama saat ini.
Setelah kita terpisahkan oleh jarak. Saat kita bahkan tak bisa sekedar bertemu atau saling menyapa.
Memandangi wajahmu seperti ini cukup untuk menghilangkan sedikit rindu yang tak bisa kusampaikan, meski tak bisa mengapuskan sosokmu dari pikiranku.
Tak bisa bertemu denganmu seringkali membuatku nyaris gila. Aku melihat sosokmu dimana-mana, kau tak hanya hadir dalam mimpi-mimpiku setiap malam tapi juga menemaniku dalam ilusi setiap siang. Hari-hari selalu terasa berjalan lambat bagiku.
Kau tahu, aku selalu bisa merasakan setiap detik yang melewati menit. Setiap menit yang melewati jam. Setiap jam yang melewati hari.
Menghitung berapa banyaknya waktu yang harus kulewati hingga aku bisa bertemu lagi denganmu.
Kau tak tahu berapa lama. Begitu pula aku.
Aku hanya tahu aku akan kembali. Pasti.
Entah besok atau bahkan puluhan tahun lagi.
Hanya Tuhan yang tahu.
Karena kematian akan selalu menjadi rahasia-Nya.
Takdir-Nya.


Bandung, 2012

Pupus [#FF2in1]

Kau menyodorkan sebuah kertas biru bermotif bunga itu padaku dengan tiba-tiba. Senyuman bahagia terlihat jelas di wajahmu. Aku sudah bisa menebak apa itu. Namun aku tetap membiarkannya di atas meja. Menyangkal keberadaan undangan pernikahan yang kini jelas berada di depan mataku.
Menyadari aku tak sedikitpun bergeming,  kau kembali menaruh cangkir cappuccino itu di atas meja.
"Undangan pernikahanku." ujarmu memberi penjelasan, seolah aku bertanya. "Kau orang pertama yang menerima undangan ini." jelasmu lagi, membuatku merasa istimewa sebagai seorang sahabat.
Begitulah, buatmu aku hanyalah seorang sahabat. Tak lebih dari itu.
Aku memaksakan seulas senyum. "Aku pasti datang. Selamat ya."
Kau tersenyum lagi. Kembali meneguk secangkir cappuccino itu hingga habis.
Sementara aku meminum secangkir susu coklat hangat yang kini terasa pahit.
Diam-diam aku menahan sesak. Menahan air mata yang nyaris meluap.
Tidak tahukah kau telah lama aku menahan rasa. Menahan rindu yang selalu tak terkatakan.
Meski aku tahu kau sudah memiliki seseorang yang kau cintai, aku bahkan tak kuasa melupakanmu.
Seiring waktu berlalu perasaanku semakin tumbuh, semakin tinggi, berharap kau akan menoleh padaku.
Bertahun aku berharap suatu saat kau akan meninggalkannya dan memilihku.
Tapi semuanya berakhir hari ini.
Hari dimana kau menyerahkan undangan itu.
Tanpa sadar aku meneteskan air mata, seketika aku menahan isak tangis agar kau tak mendengarnya.
Tapi terlambat, karena kau langsung menyadarinya. Kau memandangku dari balik buku menu, heran. "Kau menangis?"
Aku menyusut air mataku dan memandangmu, memikirkan bahwa mungkin ini terakhir kalinya kita bisa bertemu berdua seperti ini, duduk berhadapan seperti ini, minum bersama. Kau dengan secangkir cappuccino dan aku dengan segelas susu coklat.
"Aku hanya terharu. Akhirnya kau menikah." jawabku menguatkan diri.
Kau lagi-lagi tersenyum, kemudian menyerahkan selembar tisu padaku.
"Suatu saat, kau juga akan menemukan seseorang." ujarmu seperti menenangkanku.
Aku tersenyum, pedih.

Aku sudah menemukannya, tapi ia telah memilih orang lain.
Orang itu kamu, dan kamu tak akan pernah tahu.

Bandung, 2012

6.23.2012

#Xpressive, A Fantastic Public Speaking Training

Apa itu #Xpressive?
#Xpressive adalah training public speaking yang diadakan oleh @Fantastic_Inc, sebuah perusahaan yang bergerak –tentunya bisa ditebak– dalam bidang public speaking, lebih tepatnya public speaking school and talent management.


Kenapa aku tertarik untuk mengikuti #Xpressive? (Yang pada akhirnya nanti akan menjadi “Kenapa kalian harus mengikuti #Xpressive” :D )

Pertama, dan yang paling penting, karena aku merasa bahwa public speaking adalah suatu kemampuan yang harus aku miliki untuk mendukung pekerjaan, aktivitas, dan bahkan -tanpa disadari- dalam kehidupan sehari-hari.
Karir apa yang tak membutuhkan public speaking?

Kedua, karena training public speaking nya #Xpressive keliatannya menarik. Cuma 30000 pula. Biasanya berapa coba untuk ikutan training public speaking ? :D

Ketiga, aku merasa perlu banget ngobatin 'demam panggung' yang seringkali menyerang saat akan tampil di depan umum. Kalo bisa diobatin di rumah sakit mungkin aku udah masuk UGD.

Akhirnya, setelah tertunda selama berminggu-minggu, hari ini aku ikutan juga #Xpressive batch 7, dengan memanfaatkan voucher 20% yang aku dapat malem sebelumnya.. *lumayaaan... ;p

Selain aku ada 3 orang lagi yang ikut training hari ini. Ada Hilda (anak pend. b. inggris 2008), Ricky (anak ilkom 2007), dan Fani (anak kimia ITB 2007). Ada pula Reza, trainee #Xpressive batch 3 (eh, batch 3 ya kalo ga salah? *mikir), yang ikutan nonton training kita.
(Sayang, ngga ada foto bareng-bareng nih, jadi ga bisa dilampirin).

Lalu, #Xpressive pun dimulai dengan pre-test. *Yup, pre-test bukan cuma ada untuk penelitian nya anak-anak pendidikan di sekolah.
Berhubung ini adalah training public speaking, sudah pasti pre-test nya public speaking.
Tema yang harus di public speaking-in adalah "tell me your stories".

Ya, aku ceritalah tentang nama, tentang jurusan, tentang hobi, tentang Book Eaters, sampe promosi kue kering buat lebaran. hahaha, numpang promosi banget ini...

Jreng.. jreeenggg..., #Xpressive pun memasuki babak utama. ^^
Semua tentang basic public speaking pun dikupas satu per satu. Apa itu 5W1H Public Speaking, Passion, Be Yourself, Out of The Box, Total Vocal, Act Natural, dan juga Antusias (*nyontek rundown).

Tiap-tiap materi disampaikan dengan sederhana, tapi ngena. Training pun terasa lebih personal karena jumlah trainee yang sedikit. Kebetulan cuma 4 orang aja kita, maksimal 15 orang tiap batch.
(Buat yang pengen ikutan masih ada kok batch-batch selanjutnya).
Selain itu juga menyenangkan karena ada games-games seru yang menghibur. Sesuai deh sama di pamflet nya, "2,5 jam yang simple, tight, fun, and fresh".

Tapi ya.., selain materinya yang memang menarik, kalo trainer nya ngga bisa menyampaikannya dengan baik, training nya ngga akan begitu menarik.
Bayangin aja kalo kamu ikutan training tapi trainer nya ngomongnya ga jelas (sampe kita bingung dia ngomong apa kumur-kumur), atau ngomongnya kecepetan (sampe bikin kita bilang 'hah?' berkali-kali), atau ngomongnya ga berhenti-berhenti (sampe bikin kita yang ngeliatnya aja jadi cape).

Acaranya #Xpressive, trainer nya juga #Xpressive.
Ini nih trainer nya >> @Fantastic_HaKi

Ga nyesel deh ikutan #Xpressive. Banyak banget yang aku dapet hari ini.

Aku dapet jurus baru. Namanya jurus Hu-Ha. Pertama denger nama jurus ini bikin ketawa banget lah, soalnya nama jurusnya sama dengan nama suku di cerita teater yang dipentasin adik aku. *Hu Ha Hu Ha :3 :D
Jurus Hu-Ha ini salah satu jurus bernapas dengan perut. Kalo mau tau detail nya mending ikutan aja deeh.. :)

Terus yang utama adalah gimana cara mengobati si 'demam panggung'.
Mulai sekarang aku akan coba meninggalkan si 'demam panggung' hanya di 'belakang panggung'. Biar aku saja, tanpa dia, yang ada di 'atas panggung'. (Istilah panggung disini ga mesti berarti selalu bermakna benar-benar di atas panggung, tapi dimaksudkan saat berbicara di hadapan orang lain).

Jadi, maaf ya 'demam panggung', aku ga akan ajak kamu lagi ke 'atas panggung'.
Kamu tenang-tenang aja di belakang, nanti kalo udah selesai aku jemput. :) *menyugesti diri sendiri.

Ikutan #Xpressive ini menjawab semua pertanyaan-pertanyaan aku tentang public speaking yang tak terkatakan. Rasanya bakalan asik banget kalo ada lanjutannya lagi. *menanti...

Satu yang aku lupa, dan bahkan baru aku inget ketika menulis ini, ada satu pertanyaanku yang belum terjawab. Pertanyaan tentang ice breaking.
Tapi, itu bisa ditanya nanti kali yaa.. Kan, ada FREE konsultasi setelah training. :D

Pokonya, #Xpressive is A Fantastic Public Speaking Training.
Yes, speaking isn't just about being impressive. It's more like being #Xpressive.

Thanks to @Fantastic_Inc, and also @FantasticHaKi

So, what are you waiting for? Daftar sekarang!

5.02.2012

From Zero to Hero

Awal masuk kuliah di Pendidikan Ilmu Komputer, aku ngerasa kaya terdampar di pulau yang ngga dikenal. Nyasar dan ga tau apa-apa.
Satu-satunya hal yang bikin aku bertahan adalah teman-teman sekelas yang kompak meski baru kenal. Jupiter B.

Aku yang tadinya ga minat dan ga ngerti sama mata kuliahnya, tau-tau jadi tertarik sama yang namanya pemrograman. :D
Waktu berubah, begitu juga dengan perasaan.

Meski awalnya aku begitu tertarik sama pemrograman, di akhir-akhir malah jadi lebih tertarik sama multimedia.
Dan itulah topik skripsi yang aku pilih. Pengembangan Multimedia.

Masalahnya, karena ketertarikan ini muncul di akhir aku ga terlalu bisa bikin multimedia.
Aku baru bisa bikin animasi yang sederhanaaaa bangeeet... ^^
Padahal rencana pengembangannya jauh lebih rumit. :p
Untungnya ada yang bersedia ngebantuin bikin. Jadi, Alhamdulillah tahap itu pun terlewati.

Aku yang waktu awal masuk ga bisa ngapa-ngapain sekarang bikin skripsi, melakukan penelitian dan merancang media.

Meski banyak batu sandungan dan badai menerpa. Sedikit demi sedikit, aku pun melewatinya.
Sampai akhirnya aku sampai ke titik ini. Prasidang dan Sidang.

Waktu Pli tau siapa pengujinya, dia bilang pengujinya serem. Haha.
Mau ga mau aku jadi takut juga. Deg deg an, bakalan diapain ya ntar.
Takutnya ntar dibantai. (Skripsinya) :p

Sejujurnya, kalau soal penulisan dari halaman pertama sampai halaman terakhir aku cukup percaya diri. Tapi, karena aku sadar kalau media yang aku buat masih memiliki kekurangan, jadinya aku khawatir itu akan berakibat fatal.

Tapi, meski takut aku harus menghadapi ini. Aku sudah berusaha, melakukan semua yang bisa kulakukan. Maka, kini aku berdoa agar aku diberi keberanian serta kemudahan dalam menghadapinya. :)


Pada akhirnya, memang itu semua hanya ketakutanku saja.
Karena aku tak punya gambaran bagaimana prasidang dan sidang itu sebenarnya. Padahal setelah dijalani kenyataannya tidak semenakutkan apa yang aku bayangkan.
Dengan persiapan yang baik dan dengan doa, kita pasti bisa menghadapinya.

And, Here I Am.


Kini aku bukan mahasiswa lagi.
Kini aku sudah menjadi alumni.
Kini aku sudah menjadi seorang sarjana.
Kini aku sudah memasuki dunia yang sebenarnya.

From Zero to Hero.

Dari yang tak bisa apa-apa,
menjadi bisa.

Dari yang tak tahu,
menjadi tahu.

Hidup adalah pembelajaran.
Selama kita hidup,
kita akan selalu belajar.

Karena itu jangan takut.
Jika pada awalnya kita tak tahu.
Jika pada awalnya kita tak bisa.

Karena kita bisa terus belajar,
untuk berubah.
Menjadi lebih baik.

From Zero to Hero.

4.22.2012

Waktu Aku Bikin Blog

Pertama kali aku tau blog itu sekitar akhir tahun 2007, melalui penemuan sebuah blog temen di friendster (iya, waktu itu masih jaman friendster).
Dan penemuan itu memanggil kembali jiwa menulisku yang terpendam. Karena, postingan di blog itu dikemas dengan baik, hingga membuatku terpukau.

Dan bukan hanya satu blog itu, aku juga mulai menemukan blog-blog lain yang semakin membuatku ingin menulis.

Sempat beberapa kali timbul keinginanku untuk membuat blog.
Tapi, banyak pertimbangan sehingga akhirnya aku ga jadi-jadi bikin blog.
Kala itu, koneksi internet andalanku cuma di kampus dan warnet. Jadi rasanya kalau mau menulis di blog ga bisa sepuasnya dan kapan aja. Padahal kalo dipikir-pikir aku bisa nulis konsep nya di rumah, terus di post. :p

Akhirnya, keinginan aku bikin blog baru tercapai di tahun 2010.
Tanpa terasa sekarang udah memasuki tahun kedua.

Happy Birthday to my blog. ^^
And Happy Earth Day too.

Di perayaan tahun kedua ini aku punya harapan untuk bisa terus dan terus menulis hingga jumlah postingan tiap tahunnya semakin meningkat.
Selain itu, aku ingin meraih mimpiku.
Menerbitkan Buku! >_<

Let's Go Blog! Let's Write!

-- if you want to live forever, write a book [unknown] --

4.21.2012

Catatan Perjalanan Karimun Jawa, Day 5

Naik sepeda keliling pulau karimun jawa.
Rencana semula sebenernya itu.
Ada tempat buat sewa sepeda soalnya disini.., sekalian juga cari oleh-oleh buat orang-orang.

Tapi, apa daya.
Serangan mabuk lautnya masih tersisa. Kata ayah aku sih kemungkinan masuk angin, bukannya mabuk laut.

Tapi jangan-jangan aku sebenernya keracunan makanan gara-gara makan roti yang udah lewat sehari best before nya. :p
Dan gara-gara itu aku terkapar terus sepanjang hari.
Bangun cuma buat packing sama mandi sama makan.

Mendekati waktu keberangkatan aku masih aja pusing-pusing, sampe nyaris telat naik kapal.
Waktu udah masuk kapal, langsung nelen antimo lagi dan pesen pop mie. Entah kenapa, makan pop mie lumayan ngilangin mabuk..

Tadinya sih mau langsung tidur aja biar ga kerasa perjalanannya. Tapi, ayah aku ngajakin ke luar. Ke dek kapal.
Dan rasanya menyegarkan banget. Angin adalah salah satu hal yang bisa nyembuhin mabuk.

Setelah sedikit menyembuhkan diri diantara hembusan angin, kami balik lagi ke dalam. Berkat antimo, tak berapa lama aku pun tertidur.

Tau-tau sampai deh di pelabuhan jepara. Namun, perjalanan masih panjang. Aku masih harus menempuh waktu sekitar 8 jam untuk sampai ke bandung dengan menggunakan bis.

Catat : BIS.

Seenggaknya bus nya bus yang nyaman. Jadi, kali ini ga akan mabuk darat.

Tapi, dugaan aku salah.
Berbeda dengan perjalanan Bandung-Jepara, perjalanan Jepara-Bandung terasa memabukkan. Padahal bis nya sama. Jalan yang dilalui pun sama.
Curiga ini supirnya beda. Guncangan selama perjalanan begitu terasa.

Begitu sampai rumah, aku tidur terus selama satu hari penuh. :<

Catatan Perjalanan Karimun Jawa, Day 4

Hari ini jelajah pulau lagi!
Mengingat betapa seru nya perjalanan kemarin, maka hari ini pun aku berangkat dengan penuh semangat ! ^^

Dan seperti biasa, jadwalnya snorkeling, berenang, jelajah pulau, dan hunting foto. Satu yang spesial dari perjalanan hari ini adalah kita dapet kesempatan buat berenang bareng hiu. :D

Pulau pertama yang kita kunjungi merupakan pulau sepi tanpa penghuni. Berbeda dengan pulau-pulau yang dikunjungi kemarin, pulau yang ini ada dermaganya. Dermaganya dari kayu-kayu gitu, jadi rasanya 'kepulauan' banget... :)
Pesisir pantainya lebih kerendem air dibanding pulau-pulau sebelumnya. Dan yang pertama keliatan di pulau ini adalah hutannya. Serasa terdampar di pulau terpencil.
Kali ini, awak2 kapal yang lain kebanyakan pada milih snorkeling. Yah, berhubung aku udah agak mabuk laut jadinya aku lebih memilih jelajah pulau...
Setelah berjalan agak jauh baru deh nemu pantai nya. Pasirnya putiiiiih.... Dan salah satu keinginanku yang lain kalo main ke pantai yaitu nulis nama di pasir.
Karena kemarin asik nyari kerang jadinya kelupaan.. Nah, ini dia sekarang kesempatannya. Berbekal ranting pohon yang patah, aku menggoreskan nama di atas pasir..

Wuiiih. Keren.

Melanjutkan perjalanan ke pulau selanjutnya mabuk laut ku jadi semakin parah. Begitu sampai pulau dan beres makan siang, aku langsung jatuh tertidur di bawah pohon kelapa.. Adem banget, semoga aja bisa nyembuhin.

Tapi, ternyata malah tambah parah. Apalagi waktu ngelanjutin perjalanan ke tempat penangkaran hiu, di tengah laut kapalnya berhenti dulu buat snorkeling (lagi).
Ini jadi kondisi yang ga enak banget buat aku yang masih diserang mabuk laut. Pilihannya cuma dua, diem di kapal atau ikut berenang di laut.
Sebenernya dua-duanya bikin pusing, tapi berenang di laut jauh lebih baik daripada harus diem di atas kapal (goyang-goyang, goyang-goyang).

Untungnya aku berenang, jadi bisa difoto di bawah laut. Diantara karang-karang yang cantik.
Begitu sampai di wisma apung, tempat penangkaran si hiu-hiu. Aku lebih memutuskan untuk duduk diam dan mengamati anak2 MB 2008 foto sama pari. Berenang sama hiu nya ga se ekstrim yang aku bayangin ternyata.... Jadi aku cuma foto2 in mereka aja. Udah ga kuat deh buat berenang2 lagi..

Sepanjang perjalanan pulang pun aku cuma diam, berharap cepat sampai ke homestay. Pengen banget istirahat dan minum yang anget-anget..

Kalo hari pertama jelajah pulau aku berpikir 'ngga apa-apa deh naik kapal kaya gini buat nyebrang dari jepara ke karimun'.
Hari kedua aku berpikir 'ngga mau lagi naik kapal dalam waktu dekat'.

Masalahnya, kalau ngga mau naik kapal, nanti pulang dari sini ke pelabuhan jepara gimana? :'(

4.20.2012

Catatan Perjalanan Karimun Jawa, Day 3 Part 2

Pulau pertama sudah terlihat!



Dan jernihnya lautan semakin terlihat, permukaannya kerlap-kerlip disiram cahaya matahari, dan pasirnya yang putih...
Baru sekali ini aku lihat langsung dan menjejakkan kaki di pantai yang masih bersih dan begitu indah...
Begitu perahu menepi dan aku benar-benar menginjakkan kaki di atas pasir. Hal yang pertama kulakukan adalah mengumpulkan kerang (keinginan dari zaman dulu kala akhirnya terkabul ^^)

Di pulau pertama ini aku ngelilingin pulau ngumpulin kerang sambil foto-foto, hahaa.. :D
Sementara anak2 MB 2008 malah pada main kubur2an di pasir..

Pulau pertama ini asik bangeet.. Kerangnya banyak, cantik-cantik, tapi ga boleh dibawa pulang katanya.. :p
Terus makan siangnya ikan bakar.. Ngga tau deh nama ikannya apa, tapi enaaak bangeeeet... :q Udah cape keliling pulau, makan ikan super enak.. Wuiiih, mantap.

Dan siapa sangka, di pulau ini ada kucing juga... This is it!
Kucing pantai.


Rasanya sedih juga harus ninggalin pulau pertama, masih lumayan betah disana. Tapi masih banyak pulau lain yang harus dikunjungi, lanjut ke pulau kedua... Wuuushh~

Kalau di pulau pertama pesisir pantainya luas, di pulau kedua ini pesisir pantainya cukup sempit, karena memang banyak warung-warung makanan di pinggir pantai.
Dan tujuan pertama datang ke pulau ini adalah makan (atau minum ya) es kelapa muda.. ^^
Langsung dari kelapanya.
Di Bandung juga ada sih sebenernya, tapi feel nya beda aja makan es kelapa muda di pinggir pantai gini.. :D


Entah karena kelamaan berenang + snorkeling, entah karena makan/minum es kelapa muda tiba-tiba jadi kepingin ke toilet.
Kagetnya, masuk toilet disini bayar 2000! Padahal cuma dari bilik dan ditutupin terpal doang. Sama sekali ga ada pintunya... :D
Ini namanya, tingkat kebutuhan tinggi harga juga tinggi. Ck Ck Ck
Jadi, kalo ke toilet di mall cuma bayar 1000 itu masih murah, apalagi toiletnya bagus dan nyaman...

Dan tujuan kedua kita mengunjungi pulau ini adalah HUNTING SUNSET!
Bagian yang aku suka bangeeet... Event yang paling ditunggu-tunggu nih. >_<
Sambil nunggu waktunya sunset, lagi-lagi aku berburu kerang. :D
Habis mau keliling berbagai pulau berkali-kali dan sepanjang apapun juga selalu ada bentuk kerang yang berbeda. Selalu nemu bentuk kerang yang unik. Makannya ga bosen-bosen.

Waktu matahari udah mulai tenggelam, langsung deh cari spot-spot foto yang bagus.
Warna langitnya jingga banget. Begitu pula warna laut yang memantulkan jingganya di permukaan.
Perjalanan hari ini pun ditutup dengan sunset yang tak terlupakan.

4.09.2012

Catatan Perjalanan Karimun Jawa, Day 3 Part 1

Mulai hari ini jelajah pulau, yeiii~ \(^^)/ *asik asik, asik asik...

Ngeliat rundown acaranya aja udah bikin happy.

Kegiatannya dipenuhi sama jalan-jalan di pulau, berenang, snorkeling, hunting foto, berburu sunset, berburu sunrise, ke pasar rakyat. Wuiiih~

Dengan berbekal kamera, snack, baju ganti, tissue basah dan sunblock aku siap untuk berpetualang. *ups, antimo juga..
Bersama-sama kami berjalan menuju dermaga, siap menaiki kapal yang menanti kami untuk menyebrang.

Teriknya matahari tetap membuat kami bersemangat. Aku menikmati angin yang berhembus kuat saat kapal berjalan. Meski suhu disini panas anginnya tetap terasa menyejukkan.

Setelah beberapa lama memandangi langit yang luas dan lautan yang dalam, akhirnya perlahan-lahan aku bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang kesana kemari dan indahnya karang yang menjadi latar belakang ikan-ikan itu. Pertama kali aku lihat laut sejernih ini. Padahal jaraknya masih agak jauh dari pulau terdekat. *sugoiiii~ (menakjubkan, red.)

Dan kapal pun berhenti.

Waktunya berenang. Waktunya snorkeling.
Dengan alat-alat snorkeling yang telah disiapkan kami semua bersiap untuk terjun menikmati indahnya lautan disini.
(foto : dokumentasi pemandu)

Dibantu oleh seorang pemandu aku menyelam (sebenernya cuma masukin kepala aja ke dalem laut) dan melihat keindahan lautan ini. Ikannya, karangnya, dan sinar matahari yang menerobos masuk ke dalam laut.

Subhanallah~ ^^ *terkagum-kagum

Asiknya lagi dapet kesempatan buat difoto bawah laut. cihuuiii~


About Me

My photo
cat lover, japan addict, spy girl, paparazzi, the nocturnal, plegmatis, book eater, newbie teacher, single happy, travel writer wannabe;